Monday, May 10, 2010

Check This Out:

My Playlist these days..
1.Kara DioGuardi - Lost (NUMBER ONE!)

2.Miley Cyrus - Can't Be Tamed

3.Charice Pempengco - Pyramid

4.Celine Dion - The Prayer ft Josh Groban

5.Akiboshi - Wind




Here's the lyrics:
Is it obvious to you
When you walk into a room
Your face is all I see
And my heart races so fast
I never knew a rush to feel like that
Everytime you're touching me

I never did believe in anything
I couldn't hold between my fingers
But the way you make me feel
It's just so real the way it lingers

I get lost inside your stare
Lost when you're not there
And everything I have
Doesn't mean a thing if it's without you
If it's a dream
Don't wake me up
I'll scream if this isn't love
If bein' lost means never knowin' how it feels without you
I wanna stay lost forever
I wanna stay lost forever.. with you.

No this feelin' doesn't end
It's with me everywhere I am
Hope it never goes away
It's like defying gravity
I'm losing all control in bein' free
And I always wanna stay

I never thought that I'd let go long enough
To fall for someone deeply
Who had the power to erase my fears
And find me so completely

I get lost inside your stare
Lost when you're not there
And everything I have
Doesn't mean a thing if it's without you
If it's a dream
Don't wake me up
I'll scream if this isn't love
If bein' lost means never knowin' how it feels without you
I wanna stay lost..

Don't tell me where we're goin'
I don't wanna know
I like the mystery
I can't believe we've come this far
So far away from where we started off
You found me when I wasn't lookin'
You found me..

And now I'm lost inside your stare
Lost when you're not there
And everything I have
Doesn't mean a thing if it's without you
Without you..
If it's a dream
Don't wake me up
I'll scream if this isn't love
If bein' lost means never knowin' how it feels without you
Yeah..
If bein' lost means never knowin' how it feels without you
Oh..
If bein' lost means that I'm never gonna be without you..
I wanna stay lost forever..
I wanna stay lost forever
..With you

Saturday, May 8, 2010

When Holiday is Right in Front of My Eyes




Dulu waktu aku masih ujian dan otaknya keisi dan sedang diisi sama pelajaran-pelajaran yang kadang membuat judek kepala, aku suka banget ngebayangin pekerjaan-pekerajaan yang akan aku kerjakan di masa liburan. Tapi setelah liburan itu udah di depan mata malah aku yang kagok sendiri mo ngapain. Hal ini dah terjadi di hidupku berkali-kali , yahh gak berkali-kali sih tapi dah 2 kali. Waktu sd , yang akhirnya waktu liburan dah selesai aku gak berhasil membuat karya apapun. Nah aku gak boleh bikin hal ini terjadi lagi. Bagi yang merasa temaku ingetin Yaaa..sebenernya aku dah nulis tuh list things that I have to do in the holidays terus bukunya yang aku tulisin malah ilang..Akhirnya aku nulis lagi dan smoga aja yang aku tulis itu sama kayak yang waktu itu aku tulis..

Friday, May 7, 2010

And Finally

Alhamdulillahirrabilalamiin Lulus...
Jujur aja aku males banget untuk nulis benginian gak tahu kenapa.
Oke continue...
All the work that I've done pays off.
I've done my best and the rest is up to God..
Walaupun it turns out ada nilai yang gak aku kira.
Tapi pasti kan there's always a purpose behind anything.
Jadi ya..Oke,begitulah..Anyway..I wrote a poem about this situation and actually it's Indonesian:

Euphoria

Beta rasakan
Bukan karena minuman itu
Tapi karena puas diri
Setelah bekerja keras seperti kuli

Euphoria

Bukan karena kepuasan itu
Melainkan kesenangan hati, yang tak bisa dibendung lagi
Atas kerja keras yang sedikit menyiksa diri

Euphoria diharapkan
Sedikit saja kau berikan wahai mempunyai
Karna sudah kunanti

Euphoria,Euphoria
Serukan Euphoria
Untuk kelegaan hati rohani

Euphoria
Ceria
Ceria
Rasakan Euphoria
Akhirnya..

EUPHORIA







Sunday, October 25, 2009

SILN 2009

Waaa...Alhamdulillah kepilih SILN tahun 2009.
Seneeng banget.Mudah-mudah Fully bisa menang..Fully terus berusaha,
untuk membanggakan semua yang sudah memberi amanat!
Ya....kallau diitung dari hari ini namanya tinggal 3 minggu lagi!
Ganbatte buat semua yang ikut lomba!!
TOSS..

Saturday, July 18, 2009

Michael Jackon's Death

Hmmm..

Pertama kali denger Michael Jackson meninggal Fully biasa aja. Karena aku bukan fans BERAT-nya dia..Sempat sih.. tapi itu dulu. Nah terus stelah ngeliat bapak yg acting weird gitu Fully jadi pingin tahu..Apa sih yg bikin dia "Segitunya" bagi bapak. Fully liatin aja acara2 yg nayangin hidup-matinya Jacko. Setelah Fully amatin baik2(kyk apaan aja :P) Fully baru tau kalo dia tu emang orang yg spesial bgt..Sulit nyari orang kyk dia!

Semakin hari Fully semakin tertarik dan lama2 Fully ngerti mulai dari kisah hidup dia yg kita lihat ampe gimana dia mengekspresikan hidupnya sendiri "bagi dia"dlm lirik2 lagu buatan beliau. Dulu tuh Fully seneeeeeeng bgt ama lagu-lagunya, tapi present time (2001-2009) Fully lamaa ngelupain dia dan lebih tertarik sama lagu2 Jepang. Nah tiba-tiba Fully denger berita kematiannya! Wkt denegr pertama kali tu aku g care banget malah sempat ketawa-ketawa ngeliat bapak yg shock bgt!

Tapi sekarang Fully sediiiih..bgt! Saking sedihnya Fully pingin ngelupain karena bagi Fully dia bukan siapa-siapa Fully, g ada hubungannya dan kyknya aku terlalu "dramatik"! Ampe suatu hari, Aula bilang ke aku "Li'..kamu jangan terlalu menuhankan Michael Jackson..Nge-fans sih..nge fans..tapi jangan gitu bgt!" terus aku jadi sadar kalo aku overreacted banget. Sebaliknyaaa, bapak malah bilang ke aku "Li..kamu g sedih ya..kamu soalnya g ngerasain kejayaannya sih..soalnya dia emang terkenalnya jamannya bapak!" Ahhhh bapaa'..aku nangis wo' wkt nonton Michael's Memorial.

Fully seneng bisa kenal dengan orang yg bernama Michael Jackson,
Yang terkenal dengan suara dan tariannya yg keren, tapi juga terkenal dengan banyaknya perbuatannya yg kurang baik yg dia lakukan.
Meskipun begitu Fully tetep seneng Michael Jackson! Dia juga manusia.. pasti punya kesalahan!

Fully sedih kehilangan orang kayak dia di dunia ini, yg senang mengingatkan kita dalam lirik2 lagunya..yg terus BANGKIT, walaupun sudah menerima banyak gangguan yg gak setiap orang bisa ngadepin!Suliit bgt bagi Fully untuk ngeluapin cerita hidupnya..setiap kali fully pingin bikin puisi ataupun cerita tntang dia fully apusss..nyari kata2 aja sulit! Tapi yaaa..inilah jadinya beberpa paragraf yg menuliskan gimana perasaan yg mengganjal ini (alah-alaah)..:D..Yapp ini dia jadinya... pasti bahasa indonesianya aja banyak yg salah..it's hard to write this feeling inside me! IT IS..so hard..Give me some words to express it..I'm speechless..

I love you Michael,
I'll miss you!
REST IN PEACE..

Thursday, April 23, 2009

Nge-fans ama..

Fully lg nge-fans banget ama yg berbau orchestra-conductor ya gitu-gitu deh..Fully mimpiin bgt bisa jadi conductor suatu saat kyk Om Erwin, Om Addie M.S..Fully suka bgt ama lagu2 buatannnya Nobue Uematsu..Terus sekarang Fully juga lg nge-fansss bgt ama Kevin Aprilio..n Vierra juga..:)..love them dah..

Friday, March 20, 2009

Pesan Dari Kematian


Cuaca siang ini sangat panas. Cukup banyak mengeluarkan butir-butir keringat sebesar telur cicak, di pinggir-pinggir wajahku. Hari ini adalah hari minggu, aku menggunakan hari libur ini untuk hal-hal yang amat penting bagi masa depanku. Hari ini aku akan memberikan kisah-kisah yang sudahku rancang sejak lama.
Perjalanku terhambat akibat macet. Meskipun aku orang berpunya, aku bukan tipe orang yang suka bepergian dengan supir plus mobil mewah hitam yang biasa dipanggil Mercy, cukup dengan taksi saja.
Kantor itu samar-samar semakin terlihat dekat. Papan yang dipenuhi kata-kata dengan huruf yang amat mencolok dan besar-besar, tertera kalimat “Penerbit Matahari”. Aku mulai menginjakkan kakiku di calon penerbit buku-bukuku. Ku sapu pandangan dari kiri ke kanan, dari atas ke bawah, pokoknya semua kupandangi denga teliti. Aku masuk dengan wajah penuh semangat

****


Sungguh menyebalkan udah panas, buku ditolak, berangkat macet, pulang sulit nyari taksi, mau dapet cobaan apa lagi aku! Tenangkan diri Lailaaa..Kamu bukan tipe orang pemarah!..Setelah lama berdiri sampai lututku mengeras akhirnya aku memilih pulang dengan bis. Aku berusaha menenangkan diri diperjalanan.
Sebelum aku memasuki rumah aku mencoba menghilangkan kemarahanku dan kejengkelanku, karena kalau orangtuaku tau mereka justru akan semakin menekanku. Orang tuaku memang dari awal sudah tidak setuju jika aku, anak tunggalnya ini, menjadi seorang penulis. Mereka ingin aku menjadi seorang Dokter.
Ayahku, Rahardjo Pratomo, adalah seorang Pejabat tinggi yang adil. Ibuku, Indah Anastasia, adalah guru Ilmu Pengetahuan Alam yang sampai sekarang, walaupun suaminya sudah menjadi pejabat, ia tak malu-malu menjadi seorang guru IPA di sekolah Swasta namun yang high-class. Kami adalah keluarga bahagia meskipun hanya satu keluarga hanya terdiri dari 3 orang. Kami hidup rukun dan sejahtera. Ahh, aku jadi teringat mimpi anehku tentang gigi, yang katanya, artinya orangtua akan ada yang mati, Nonsense!
Aku pelan-pelan menapakkan kaki sambil celingak-celinguk pingin tahu ada orangtua gak di ruang depan. Namun anehnya pintu singhasana yang elite dan lumayan besar itu terbuka dan tadi di depan pagar rumah banyak mobil-mobil wartawan-wartawan TV yang pulang dari sini. Aku tidak jadi berjalan perlahan, namun tanpa ragu, langsung ku berlari masuk. Jangan-Jangannn…….!!
“Bunda….!!”teriakku,”Bunda…Bik Iyaaaah….Ayahhh!!”aku kembali memanggil. Suara sepatu memantul-mantul diruang yang luas ini, aku mencari dimana suara itu berasal. Aku membalikkan badan menemui lawan bicaraku.
“Lailaa…anakku…ayah…ayahhhh…”belum selesai berkata, Bunda matanya sudah berkaca-kaca.
“Kenapa mah…Ayah kenapa??...”tanyaku.
“Ayah kamu nak…ayah kamu…sudah… waktunyaaa… dipanggil Allaaah”ujar Bunda lirih.
“Hemm..hmf..ehhe…Ayahhh..ayahh..AYAHH…”aku berlari memeluk Bunda.
Akhirnya suatu sore yang tidak dinanti-nantikan itu datang juga, kejadian ini sudah tercatat di Lauh AL-Mahfudz sejak tadi. Dimana ajal menjemput sang Ayah, dimana hujan tak juga reda, terus mengalir, seperti air terjun, tiada henti mengalirkan airnya.

****

Kejadian kemarin masih terus terngiang di lingkungan keluarga Bapak Rahardjo. Hari ini di kediaman almarhum diadakan Yasinan. Hampir semua keluarga dari Istri ataupun keluarga Almarhum datang memberikan sekedar pesan, kasih sayang, ataupun memberikan semangat.
Di ruang depan sudah banyak orang yang memenuhi. Terlihat Bu Rahardjo dan anak tunggalnya , Laila Anastasia menerima saliman-saliman tamu serta pelukan hangat dan pesan-pesan yang membangun semangat hidup, tapi juga amat memedihkan. Satu semi satu orang menyelami sisa keluarga Rahardjo mulai dari yang anak-anak sampai tua.
Setelah selesai menyalami tamu, datang juga waktu Yasinan. Semua orang sudah siap memegang Qur’an tapi yang memimpin bacaan dengan Mic bukan Bu Rahardjo karena biasanya yang membacakan adalah dari pihak lelaki. Laila dan Bunda Karen ingiiiin… sekali ikut membaca Yasin tapi ada satu masalah lagi yang membuat mereka tidak bias ikut membaca, sehingga sampai detik terakhir akan membacakan Yasin, Laila dan Bundanya harus mengikuti ejaan yang diberikan utsadz.


****

Memang sejak dulu keluarga Alharhum Bapak Rahardjo beragama Islam dan terkenal loyal, amat berwibawa dan bijaksana. Tapi keluarga ini juga tentu punya kekurangan. Ya memang keluarga Almarhum Bapak Rahardjo semua beragama Islam, tapi Islam yang mana dulu…Banyak warga Indonesia yang beragama Islam tapi ada yang Islam KTP-lah,ada yang percaya takhayul-lah..Macam-macam…
Semenjak acara Yasinan sebulan yang lalu, Laila dan Bunda Karen mulai belajar mengaji dengan Ustadz yang dipanggil untuk memimpin Yasin. Taufiq, nama Ustadz itu.
Sebulan ini Laila pekerjaanya hanya menulis di laptop satu-satunya(yang emang dari dulu sebelum kematian ayahnya cuman satu, kan dia orangnya nggak suka gaya-gaya)lalu sorenya belajar Agama dengan Ustadz Taufiq ,cuma begitu-begitu saja.
Laila sudah memberi tahu bundanya kalau dia ingin menjadi penulis, dan di betul-betul serius dengan profesi yang diinginkannya itu. Tapi Bunda Indah belum bisa menerima sehingga setelah diberitahu Laila dia diam saja. Tapi meskipun begitu Bunda Indah amat sayang sama anak satu-satunya ini.
Hidup Laila dengan Bundanya nggak jauh beda sama yang dulu. Sederhana, as always. Dengan gaji Bunda itu hidup Laila sama saja tidak berbeda dengan yang dulu.
Tapi rencananya minggu depan atau bulan depan Bunda minta pindah rumah ke kompleks yang lebih karena bagi dia, rumahnya ini amat besar bagi keluarga yang anggotanya tinggal dua. Dan juga keluarganya tak mampu menyewa rumah sebesar itu karena sudah tidak ada pejabat lagi disana. Ya..walaupun keluarga Almarhum ini dapet juga sih..Jatah pensiunan dan tabungan yang selama ini disimpan di bank bisa dibilang banyak.


****

Terkabul juga rencana Bunda Laila, sehingga keluarganya sekarang pindah ke perumahan yang lebih sederhana bulan ini.
Sampai sekarang Bik Iyah gak mau juga pulang kampung, padahal Bunda udah bilang berkali-kali “Kalo bibik udah capek gak usah kerja biiik…pulang aja ke kampung!Istirahat” tapi pasti Bik Iyah jawab
” Yan nggak la Bu’..aku tah maunya kerja sama ibu’..ra’ dapet duwi’ yo wora’ popo..seng penteng ngeliat ibu’ karo neng Lela bohogyooo…”
Bulan ini Laila mulai mengerti apa sebetulnya arti iman dan takwa. Bukan haya perilaku atau perangai terhadap sosial atau horizontal, tapi tanpa pendekatan kepada Tuhan kita Allah, dengan sholat dan mengaji ,yaitu yang Vertikal, keimanan seorang mukmin belum sempurna! Kalau Zakat tidak usah ditanya! Sebelum belajar islampun Karen dan Bundanya paling suka memberikan tangan kepada siapa yang menginginkan. Kalau Haji dia dan Bundanya belum siap katanya.


****

Sore lalu Ustadz Taufiq, mengajarkan tentang Hari-Hari besar islam salah satunya adalah Maulud Nabi. Dan Maulud Nabi ini akan terlaksan besok tangal 12 Rabbiul Awwal.
Besok dia akan memberikan novelnya ke salah satu penerbit dan ceritanya kali ini adalah tentang dirinya sendiri pada waktu masih belum mengenal islam sampai mengenal Islam dan juga niatnya mulai besok dia akan memakai jilbab. Malam ini dia ingin izin dulu kepada Bundanya.
“Bunda..Bunda ikhlas gak kalo aku akhirnya jadi penulis…??”Tanya Laila di depan pintu kamar bunda.
“Ya…kalo menurut Bunda kamu bagusan jadi dokter..”jawab Bunda rada’ senga.
“Emang kenapa si Bunnn..ko’ sirik banget…Laila kan pinginnya jadi penulis…!!” rengek Laila jadi katak seorang bayi.
“Kamukan gak bodoh-bodoh amat..Bunda udah salah sihh dari awalll..kenapa waktu kamu kelas 3 Bunda nurutin kamu masuk bahasa…ck”ujar bunda DALEM.
“Ck..Bunda..ko’ gitu sih..inikan termasuk takdir tuhan Laila nyampe’ bisa kayak ginii..bisa nulis novel panjang-panjang begini..bunda gak bisa maksa dong Laila mau kayak gimana nanti!”
“Gak usah bawa-bawa nama tuhan deh la….”balas Bunda. Laila tersentak mendengar ucapan Bundanya ini, belum selesai menelan perkataan Bundanya, Laila mendapatkan satu kalimat lagi yang lebih dalam.
“Kamu itu ya…semenjak tau Islam..malah tambah gak sopan sama Bundanya!!!”ujar Bunda Laila sambl berbalik badan. Laila hanya bisa geleng-geleng sambil mengernyitkan dahi. Dia mau ngomong aja mesti mikir-mikir karena tetesan air matanya udah hampir turun, udah gitu kalau Laila ngomong pasti dia akan gemeteran ngomongnya. Maka akhirnya dia lebih baik bertindak mundur langkah demi langkah yang nanti bakal diterusin lari ke kamar terus nutup muka ke bantal. Melihat ulah anaknya yang kelihatan sakit banget diomongin gitu sama beliau, hati kecilnya berbisik menyatakan dia salah. Akhirnya karena tidak tega Bunda Indah ngomong juga “Ya udah terserahhh ajaaa..!!”kata Bunda setengah tidak ikhlas.


****

Laila lari ke kamar lalu menutup mukanya dengan bantal. Nafas dia tersengal-sengal akibat menangis. Akhirnya isak tangis dia berhenti dia muali masuk dunianya lagi dan mulai berpikir secara logis. Dia mengembalikan kesalahan-kesalahannya ke dirinya sendiri.Ya..mungkin aku memang salah…aku tadi memang sedikit tidak sopan.
Di tengah perasaan yang bercampur aduk itu Laila malah jadi teringat cerita Ustadz Taufiq. Dia membuka bantal yang menutupi wajahnya lalu melihat bintang lalu mendengarkan memori otaknya yang mengulang ucapan Ustadz.“Jika kamu bertemu dengan Rasulullah di dalam mimpi berarti kamu betul-betul bertemu dengannya, karena tidak ada yang bisa berbentuk seperti Rasulullah”. Diam-diam Laila malah pingin banget bisa ketemu Rasul malam ini di dalam mipinya, karena dia pingin banget numpahin perasaanya ini ke seseorang.
Setelah membaca sebelum tidur dia berdoa semoga dia bisa bertemu Rasul di mimpinya malam ini. Sleep tight!


****

Pagi ini muka Laila cerah banget. Dia jadi senyum-senyum sendiri gitu. Pagi ini dia bangun cepet banget. Setelah dia mandi dia mengetuk kamar Bundanya yang biasanya jam segini juga lagi ngaji.Tok!Tok!”Masuk”kata Bunda. Buda Indah tau pasti yang mengetuk anaknya.
“Bunda…Maaf ya tadi malem…”ujar Laila lirih.
“Bunda udah maafin kok..Bunda juga minta maaf ya”balas Bunda pada Laila.
“Gak usah minta maaf,Laila udah denger kook baru aja..”kata Laila dengan muka menggoda, gimanaaa gitu. Bunda jadi bingung.
“Laila tadi juga eee…?? Namanya tadi, yang mulia bilang ada yang dengerin curhat Bunda, itu kamu??”kata Bunda. Laila cukup menjawab dengan mengangguk sambil tersenyum-senyum.
“Kamu boleh jadi penulis..kamu boleh jadi apa aja yang kamu mau!!”kata Bunda denga mantap.
“Bener Bun??”Tanya Laila dengan ekspresi penasaran.
“He eh”kata Bunda.
“Oh..he eh…hmmm..seneng dehh!”,“Kita ketemu beliau Bunn…Kita salah satu sahabat Rasuuulll..”kata Laila sambil memeluk Bundanya. Mata keduanya sudah berkaca-kaca lalu mereka tertawa bersama. Tawa mereka seperti terus mendengung, menggema-gema ke seluruh penjuru dunia sampai akhir hayat nanti. Akhirnya mereka kembali tertawa juga!


****

Sepeninggal Pak Rahardjo, ketakwaan keluarganya semakin bertambah. Mereka akhirnya mengenal dasar-dasar hukum Islam seperti Rukun Islam dan juga Rukun Iman. Pesan dari kematian Pak Rahardjo adalah agar Bunda Indah dan Laila bisa menjadi Islam sepenuhnya dna mengerti arti Islam yang sesungguhnya.
TAMAT